Sajak-sajak dalam kumpulan ini, sebagian besar telah dipublikasikan dalam berbagai media massa di Bandung dan Jakarta, serta dalam beberapa antologi. Tema-tema yang ditulis pengarang cukup beragam—antara lain mengenai persahabatan, cinta kasih, dan kerinduan akan kampung halaman. Semua itu ditulisnya dari sudut pandang personal, namun dengan upaya untuk menyentuh hal-hal yang bersifat univers…
Aku menjemputmu! Bis tingkat menderu, polusi membasahi jakarta. siapa mengusik pagi dengan siulan menyayat itu?...
Buku ini memang merupakan penggal kedua. Penggal pertamanya berjudul tersebab haku melayu. Perbedaan yang hanya satu huruf "h" ini memberi makna besar bagi pengucapan sajak-sajak penyairnya. Melayu tidak saja terletak pada perspektif geopolitik, tetapi suatu lintas peradaban. Sebagian sajak dalam buku ini sudah dimuat di berbagai penerbitan seperti Tempo, Kompas, Republika, Jawa Pos, Suara Pemb…
The Poetry Collection: Life adalah kumpulan puisi yang menggambarkan berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk cinta, kehilangan, harapan, perjuangan, dan refleksi diri. Melalui bahasa yang indah dan penuh emosi, buku ini mengeksplorasi pengalaman hidup dengan kedalaman yang menginspirasi. Setiap puisi membawa pembaca pada perjalanan perasaan yang mendalam, menghadirkan makna di balik momen-mo…
Buku ini merupakan kumpulan puisi yang mungkin menggambarkan berbagai aspek dan dinamika dalam sebuah keluarga impian. Puisi-puisi tersebut kemungkinan menyentuh tema-tema seperti kasih sayang, kebahagiaan, harapan, dan nilai-nilai keluarga yang ideal.
Buku The Poetry Collection: Dream adalah kumpulan puisi yang mengeksplorasi tema-tema mimpi, harapan, kenangan, dan perjalanan emosional manusia. Melalui bait-bait puitisnya, buku ini menggambarkan perasaan nostalgia, cinta, kehilangan, serta refleksi mendalam tentang kehidupan dan makna mimpi dalam keseharian. Dengan gaya bahasa yang imajinatif dan emosional, karya ini mengundang pembaca untuk…
Gema Tanah Air: Prosa dan Puisi 1. Itulah judul buku berisi kumpulan hasil-hasil kesusastraan, dikutip sekaligus dikumpulkan oleh Hans Bague Jassin semenjak kedatangan Jepang di Indonesia tahun 1942 hingga tahun 1948. Sepintas, imaji pembaca mengarah pada ketekunan dan kesabaran Jassin yang dikenal dengan sebutan ‘Paus Sastra’. Tentu, pembaca boleh ‘ngeyel’ untuk mengingat siapa Jassin,…