Tiuri melanggar peraturan, yang menyatakan ia tidak boleh berbicara dengan siapa pun pada malam menjelang pelantikannya menjadi kesatria. Ia membuka pintu. Permintaan yang diajukan kepadanya ternyata tugas penuh mara bahaya. Tiuri diburu Pusu Pengendara Merah yang bermaksud jahat yang mengancam akan membunuhnya. Namun, ia bertekad mengantar surat yang sangat penting itu kepada Raja Unauwen. …